Tokoh?



Bagi para penggemar mengenai beauty vlogger di youtube, gak asing dengan nama Suhay Salim, iya Suhay Salim. Salah satu beauty vlogger terselow menurut saya. Di umur yang beliau bilang udah gak muda lagi, tapi saya masih bisa melihat dirinya bagaikan umur yang masih setara anak abege. Terus, kenapa kok tertarik bahas sosok Suhay Salim?
Sebenarnya saya adalah orang yang sudah tidak punya idola semenjak saya menbiasakan diri terhadap apapun, terlebih setelah saya membuat biasa aja terhadap dunia per-kpop-an. Lalu kenapa Suhay Salim?
Dia adalah sosok yang membuat saya berfikir, bahwa jadi diri sendiri itu penting. Dari awal saya menonton konten youtubenya, benar-benar ada perubahan yang cukup jauh untuk memunculkan karakter aslinya di depan layar kaca kamera. Pada awalnya dia adalah sosok yang sangat malu dan paling nggak bisa buat ngomong di depan umum. Nggak percaya diri buat bertatapan dengan orang banyak. Intinya sih sangat pemalu. Tapi nyatanya adalah dia bisa melawan itu semua sekarang, bahkan dari video pertama hingga yang terakhir di upload olehnya itu sangat – sangat jauh berbeda.
Di tambah apa yang dia pelajari semuanya adalah otodidak, bayangkan dia adalah beauty vlogger yang tergila-gila dengan urusan eyemakeup menurut saya. Karena antusiasnya mengenai apapun tentang mata, saya hanya bisa menemukannya di dia. Selalu enjoy ketika menonton videonya, karena dia tidak lagi membatasi dirinya di depan kamera ataupun di belakang kamera.
Analisis
            Dalam teori psikologi mengenai kreativitas, ini bisa di kaitkan dengan tokoh Ernest Kris (1900-1957) menekan bahwa mekanisme pertahan regresi (beralih ke prilaku sebelumnya yang akan memberi kepuasan, jika prilaku sekarang tidak berhasil atau tidak memberi kepuasan) juga sering muncul dalam tindakan yang kreatif. Orang-orang yang kreatif adalah mereka yang paling mampu memanggil bahan-bahan alam pikiran tidak sadar.
Ini terlihat bahwa dia bisa kembali ke perilaku sebelumnya karena ia ingin memuaskan dirinya sendiri, bahwa inilah diri saya. Secara tidak langsung Suhay Salim telah membenamkan sisi pemalunya itu untuk dirinya, dan kebanyakkan orang. Meski awalnya memiliki pro dan kontra namun setelah ia jalanin, ia mendapatkan sisi enjoynya untuk menjadi dirinya sendiri.

Komentar